2 Views

obormenara.com, SAMARINDA — Suasana berbeda terlihat di lingkungan DPRD Kota Samarinda. Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPRD Samarinda menggelar rangkaian kegiatan selama tiga hari yang dikemas lebih santai dan meriah, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Samarinda itu diikuti anggota DPRD, jajaran sekretariat, serta keluarga.

Berbeda dari keseharian yang diwarnai rapat, hearing, dan pembahasan agenda pemerintahan, rangkaian tersebut menjadi ruang bagi keluarga besar DPRD untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah mengatakan, kegiatan tahun ini sengaja dibuat lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun keakraban antarsesama anggota DPRD, sekretariat, dan keluarga.

“Kalau anggota DPRD ini tiap hari kita ketemu, tapi dengan keluarga jarang. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini keluarga-keluarga saling kenal mengenal,” kata Helmi saat membuka rangkaian kegiatan.

Helmi juga mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan harus terus dijaga. Jika para pejuang dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus mengisi kemerdekaan melalui kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, hal tersebut juga menjadi tanggung jawab anggota DPRD Samarinda melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Termasuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing serta mendukung pembangunan Kota Samarinda.

“Kalau dulu tokoh bangsa kita berjuang untuk merebut kemerdekaan, hari ini kita lebih berat karena mempertahankan kemerdekaannya,” ujarnya.

Di sela kegiatan, Helmi juga menyinggung pendanaan rangkaian acara tersebut. Ia memastikan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Menurutnya, pembiayaan kegiatan berasal dari dukungan sponsor, termasuk kontribusi anggota DPRD Samarinda.

Helmi meminta informasi tersebut disampaikan secara terbuka agar tidak muncul anggapan kegiatan menggunakan anggaran pemerintah.

“Saya lihat lumayan besar juga ini anggarannya, tapi Pak Plt bilang, ‘Pak, insyaallah kita tidak pakai APBD.’ Nah, itu tepuk tangan dong,” katanya.

Selain hiburan dan kegiatan internal, rangkaian HUT RI tersebut juga melibatkan pelaku usaha melalui 32 tenant yang berjualan di area kegiatan.

Helmi mengatakan seluruh tenant mendapat dukungan pembelian dari pihak penyelenggara sebagai bentuk apresiasi.

Masing-masing tenant akan mendapat pembelian senilai maksimal Rp200 ribu. Helmi pun mengajak peserta dan keluarga besar DPRD untuk turut meramaikan tenant yang telah disediakan.

“Jadi masing-masing tenant nanti kita borong Rp200 ribu satu orang. Semua kebagian,” pungkas Helmi. (RET/ADV/DPRDSAMARINDA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *